ATLANTIS MUNGKINKAH BERADA DI INDONESIA

Mungkinkah Peradaban kuno yang pernah sangat maju pernah berada di Indonesia. PERADABAN ATLANTIS? Banyak orang mungkin akan meragukannya, tapi tidak menurut para ahli yang melakukan penelitian selama beberapa dekade ini. Rasa frustasi mereka karena tak juga menemukan peradaban yang hilang dilokasi yang diduga selama ini yaitu samudra Atlantik telah membawa mereka pada suatu fakta dan kesimpulan yang mencengangkan Dunia Barat sehingga ditutup-tutupi dan dianggap hanya sebuah khayalan belaka. mungkin itu adalah suatu ekspresi kekecewaan karena awal peradaban manusia tidak berasal dari mereka.
Tapi fakta dan kecocokan dari berbagai sumber sejarah tidak bisa dipungkiri lagi, bahkan tempat diturunkannya Nabi Adam As. Dan Hawa dalam Al-quran memiliki kesamaan ciri dengan wilayah Nusantara, yaitu Iklimnya yang sejuk, tempat makanan berupa buah-buahan yang melimpah, sinar matahari sepanjang tahun, dan air yang berlimpah.
Mungkin kita juga terkejut dan akan penasaran setelah membaca fakta-fakta berikut.

1. Kita meyakini bahwa nabi Adam As. Dan Hawa adalah manusia pertama yang diciptakan, Tuhan sangat mengasihi manusia sehingga menyiapkan Adam dan Hawa sebuah tempat yang serupa dengan surga tempat yang pernah ditinggali oleh Adam dan Hawa sebelum diusir. Tempat dimana mereka bebas memakan apa saja kecuali yang diharamkan oleh Tuhan. menurut Al-quran, setelah diusir dari surga Adam dan Hawa terpisah, Adam kemudian mencarinya sambil memohon ampunan kepada Allah karena kesalahan yang pernah ia dan Hawa perbuat. lalu Allah mempertemukan keduanya kembali di Jabbal Rahmah. Konon setelah pertemuan Nabi Adam dan Hawa di Jabbal Rahmah, mereka mencari tempat serupa surga dimana terdapat sungai-sungai, gunung-gunung, dan makanan yang berlimpah sepanjang tahun. mungkin selama terpisah, keduanya mengamati keadaan sekitar yang sangat tidak layak untuk hidup sehingga bersama keturunan-keturunanya mereka terus mencari tempat itu agar bisa menetap dan tidak nomaden. Kemudian sampailah kita tak pernah tahu, apakah Adam dan Hawa juga pernah sampai di tanah itu, namun yang kita tahu bahwa keturunannya berhasil menemukan tempat untuk menetap dan bercocok tanam. Keturunan nabi Adam dan Hawa kemudian menjadi asal muasal semua ras yang pernah ada di bumi karena sambil mencari tempat untuk menetap, sebagian dari keturunan Adam ada yang menyebar keseluruh penjuru Dunia terpisah dari kerabat-kerabatnya. menurut peneliti dari Brazil terdapat dua ras yang ada di Altantis yaitu Neandertal dan Cro-Magnon.

2. Adanya cerita dari filsuf yunani kuno Socrates yang ia dengar dari pendeta mesir kuno Solon yang menceritakan sebuah peradaban yang sangat maju yang pernah ada namun lenyap karena sebuah musibah yang maha dahsyat yang melululantakkannya dan kemudian tenggelam. Fakta itu kemudian ditulis plato tulis dalam dua tulisan yang tidak pernah selesai ia tulis, menuturkan ” Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas, batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi, memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater, musik, dan olahraga. Suatu kerajaan yang sangat luas mirip Gabungan dari Afrika Utara dan Asia Kecil.
Warga Atlantis yang semula merupakan orang-orang terhormat dan kaya, kemudian berubah menjadi ambisius. Yang kuasa kemudian menghukum mereka dengan mendatangkan banjir, letusan gunung berapi, dan gempa bumi yang sedemikian dahsyatnya sehingga menenggelamkan seluruh benua itu”. Plato menceritakan menurut versinya saja dimana cerita itu ia tambahkan dengan mithology Yunani yang ketika itu merupakan pusat peradaban dunia. perlu diketahui menurut cerita solon orang-orang Atlantis yang pernah mengungsi datang dari Barat berdasarkan peta mesir kuno. inilah yang membuat orang-orang barat mencari Atlantis di Barat yaitu Samudra Atlantis. padahal Peta mesir kuno tidak seperti peta yang ada saat ini, peta itu menempatkan Utara dimana terdapat benua eropa dibagian selatan, dan Afrika berada diatasnya. Peta ini kemudian di perbaharui ketika Yunani menjadi pusat peradaban. mereka menempatkan Yunani yang terdapat di eropa berada di bagian atas yaitu Utara. jika peta yang ada saat ini kita balik maka kita akan menjumpai bahwa Barat yang dimaksud oleh Solon adalah Samudra Hindia.

Tenggelamnya Atlantis dikarenakan sebuah musibah gempa yang dahsyat akibat Letusan Gunung berapi dan Banjir yang sangat Besar.

Cerita itu dipercaya pula oleh koleganya yang ia kenal setika berguru pada Socrates, Aristotales, kemudian dari Aristotales kepada anak didiknya yang merupakan Raja Macedonia Alexander The Great.
.
3. Mungkin kita juga akan heran mengenai fakta ini, bagaimana tidak. Jika Alexander the great ingin menjadi penguasa mengapa ia tidak mencoba menaklukan peradaban eropa lainnya seperti yunani pada saat itu menjadi pusat peradaban dunia. mengapa ia memilih menaklukan Mesir, dan Asia? Mengapa ia memilih menaklukan Persia yg berdiri di bekas diwilayah Mesopotamia, dan Sumeria, kemudian Mesir, lalu India bekas wilayah Mahenjodaro dan Harappa?. Tempat yang ia percaya didirikan oleh orang-orang Atlantis yang selamat dari musibah besar. Ketiga tempat itu bersama dengan Aztek, Maya, Inca, di Amerika memiliki kesamaan yaitu sama2 membangun piramida, dan terdapat persamaan struktur kota dan memiliki mitos dan legenda yang sama mengenai Atlantis, “Kisah-kisah sejenis atau mirip kisah Atlantis ini yang berakhir dengan bencana banjir dan gempa bumi, ternyata juga ditemui dalam kisah-kisah sakral tradisional di berbagai bagian dunia, yang diceritakan dalam bahasa setempat”. Konon alasan Alexander the great menaklukan asia untuk napak tilas peradaban manusia pertama secara terbalik sebelum masuk ke eropa. Namun Alexander The Great tidak pernah sampai ke wilayah bekas Atlantis, setelah ia dan prajuritnya berhasil menaklukkan India, dan hendak melanjutkannya ke wilayah Nusantara dengan mengunakan perahu namun ditentang oleh prajuritnya karena mitos Yunani yang menyebutkan bahwa tempat yang terdapat di selatan Yunani adalah ujung dunia (world end), dimana jika kita akan terus melayarinya akan terjatuh dan tidak akan pernah kembali. Ketakutan para prajuritnya inilah yang membuat Alexander batal menuju Nusantara. Namun Konon keturunan dari Alexander The Great dari Hindustan berhasil menuju Nusantara dan menemukan suatu peradaban yang masih tersisa dari Altantis di Sumatra Barat, namun telah melupakan jati dirinya. Keturunan Alexander dan pengikutnya kemudian berbaur dan membentuk masyarakat Minangkabau yang kita kenal saat ini.
mungkin anda tidak akan percaya tapi masyarakat Minag percaya bahwa leluhur mereka adalah keturunan Alexander yang mereka sebut sebagai Iskandar agung. Fakta lain bahwa Atlantis pernah ada di Nusantara adalah bahwa Sistem Pemerintahan Politik yang berkembang pada masyarakat minang sangat mirip dengan sistem pemerintahan yang di Tuliskan oleh Plato mengenai Atlantis. Dimana sistem politiknya di ibaratkan mengerucut seperti Piramida.

4. Bagaimana Atlantis bisa tenggelam pun ternyata didukung oleh Fakta-fakta yang ada. Menurut Prof. Santos, peneliti Atlantis, kehancuran Atlantis bermula dari ledakan Gunung berapi yang sangat dahsyat yaitu Gunung yang kita kenal saat ini dengan nama Krakatau dan kemungkinan Gunung Semeru, ketika itu ledakan gunung ini melululantakkan kota Atlantis, Abu dari letusan gunung menyebar keseluruh dunia sehingga mencairkan es yang menutupi Eropa, Kutup Utara dan Selatan sehingga Atlantis tenggelam setinggi 130 meter. itulah sebabnya kita akan menjumpai lautan dangkal di antara jawa, sumatra, kalimantan, sulawesi, dan laut cina selatan. daerah ini adalah wilayah tempat Atlantis pernah ada. Lihat peta berikut.

Para peneliti di seluruh dunia pernah sepakat bahwa letusan krakatau yang meluluhlantakkan Batavia dan Lampung pada 1880an pernah memanaskan suhu bumi karena abunya yang meyebar keseluruh dunia. Ledakan tersebut pernah juga terjadi sebelumnya yang mengakibatkan memanasnya bumi dan mengakhiri Zaman Es yang menutupi eropa, kutup utara, dan selatan. kira-kira sekitar 11000 tahun yang lalu. Persis dengan tahun yang di ceritakan solon tentang berakhirnya peradaban Atlantis. yaitu 9000 tahun waktu solon. jika anda tambahkan sampai saat ini sekitar 11000 tahun yang lalu.

Sekarang yang menjadi pertanyaan besar, apakah bangsa Indonesia zaman dahulu mengetahui bahwa mereka moyang mereka pernah memiliki peradaban yang sangat maju namun sudah hilang?, mungkin saja ,mereka tahu mari kita coba telusuri.
Perlu kita ketahui moyang kita adalah berasal dari para pendatang yang berasal dari Cina dan sebagian Hindustan, yang berbaur dengan masyarakat lokal yang saat itu hampir punah yaitu ras asli Atlantis yang bertahan hidup, namun telah lupa mengenai jati dirinya sebagai bangsa yang pernah besar dan maju, penduduk asli nusantara konon memiliki kemampuan bercocok tanam yang sangat maju dan khas. bahkan masih bisa kita jumpai sampai saat ini. seperti sistem persawahan yang khas. mereka membangun tempat pemujaan yang berbentuk kepunden berundak, mirip dengan piramida yang di jumpai di peradaban yang dibangun oleh masyarakat Atlantis yang selamat seperti di Mahenjodaro-Harappa, Mesopotamia, Mesir, Aztec, lalu kemudian Sumeria, Maya, dan Inca setelahnya.

Bangsa baru itu sebut saja bangsa Nusantara kemudian mengembangkan peradaban baru bersama penduduk lokal, yaitu dengan lahirnya era kerajaan Nusantara. Kerajaan Nusantara yang pertama ada lewat bukti tertulis adalah kerajaan kutai. namun beberapa ahli percaya kutai bukanlah yang pertama, karena beberapa kelompok masyarakat yang ada di Nusantara baru memiliki kebiasaan menulis setelah bercampur dengan masyarakat pendatang, sedangkan sebelumnya mereka hanya mewariskan sejarah mereka lewat cerita-serita yang diceritakan secara turun-temurun seperti yang dijumpai pada kebiasaan masyarakat Minang di Sumatra Barat.
Kembali ke pertanyaan semula, apakah bangsa kita tahu bahwa mereka pernah mempunyai peradaban yang sangat maju dahulu?
jawabannya adalah YA. Tentu kita mengetahui bagaimana kemegahan Mataram Kuno dengan membangun Borobudur dan Prambanan, tentang Sriwijaya yang menguasai Digjaya dan menguasai lautan, Kemudian Majapahit yang menyatukan Nusantara Mulai dari semenanjung Malaya, sumatra, jawa, Sulawesi dan Filipina, kalimantan, serta wilayah yang dinamakan Nusantara saat ini. Tentu ada alasan mengapa mereka ingin menyatukan wilayah-wilayah tersebut, karena mereka tahu di wilayah-wilayah itu dahulu adalah daerah kekuasaan Atlantis sebelum tenggelam. Namun Cita-cita tersebut selalu gagal dan berakhir kehancuran karena ternyata warisan dari kehancuran Atlantis ternyata ada juga pada kerajaan-kerajaan Nusantara saat itu, sebagian hancur karena kekuasaan, pemberontakan, perang antara sesama saudara untuk memperebutkan kekuasaan.
kita tahu bagaimana kerajaan kediri mampu mengalahkan prajurit-prajurit mongol yang telah menaklukkan Asia, namun hancur karena perebutan kekuasaan di dalam Istana, Bagaimana Majapahit yang menyatukan Nusantara Justru dijatuhkan oleh Keturunan raja majapahit sendiri. Selanjutnya Kerajaan Demak, Mataram, Cirebon, Banten, dan beberapa kerajaan Islam yang menggantikannya semuanya memiliki cita-cita yang sama yaitu ingin menyatukan Nusantara. karena mereka sadar bahwa mereka adalah bangsa yang besar dan pernah Digjaya di masa silam.
Mengapa Dunia Barat Mencoba mengabaikan Penemuan ini selama beberapa dekade terakhir?
Sama seperti Yunani kuno, mereka tidak sudih dengan kemajuan bangsa Asia. Mereka sadar bahwa Asia dahulu pernah menjadi pusat peradaban dan tak ingin kelak akan mengulang kejayaan itu dan mengalahkan mereka.

kedatangan kolonialisme dari Eropa ternyata membuat bangsa indonesia sebagian besar lupa tentang cita-cita mereka, seakan-akan mereka itu tidur dan tak ingin bangun lagi, beberapa dari mereka bangun dan mendapati bahwa bangsa indonesia adalah bangsa besar yang pernah menguasai nusantara, harga diri mereka yang tidak ingin dijajah membuat mereka menjadi pemberontak terhadap Penjajah. Namun sayang harga diri itu hanya datang dari segelintir orang saja yang mampu menggerakkan sedikit rakyat indonesia. Walupun kita telah merdeka, kita masih terpuruk seakan masih berada di zaman Penjajah, kita melupakan harga diri kita yaitu Budaya kita yang pernah di bangun oleh moyang kita dan mencapai masa Kejayaan dan masa keemasan. Saat ini Bangsa kita semakin melupakan Identitasnya, mengagung-agungkan Dunia Barat, padahal jika kita merenunginya semua itu pernah berasal dari peradaban Atlantis, KEKUATAN KITA SEBAGAI BANGSA INDONESIA ADA PADA KELUHURAN DARI BUDAYA KITA. Jadi mengapa kita musti mengagung-agungkan budaya barat, jika Budaya kita sendiri kita kembangkan akan membawa kita pada kejayaan.
Jangan mengecilkan atau mempersempit pandangan kita mengenai Budaya hanya sebatas Tarian, Musik, Wayang, Batik, atau upacara-upacara keraton saja. kita perluas jangkauan kita sebagai contoh. ” Kebudayaan yang berkembang di Masyarakat Minangkabau, mungkin kita yang bukan orang minang tidak pernah tahu, atau bahkan orang minang sendiri juga sudah lupa. Sistem pemerintahan yang dianut oleh masyarakat minangkabau ternyata sama persis dengan sistem politik yang di idam-idamkan oleh para filsuf Yunani kuno seperti Plato, Socrates, dan Aristolates. Bukankah dari pemikiran merekalah lahir sebuah politik DEMOKRASI, dan juga filosopi hukum yang berlaku saat ini? . Saat pemikiran mereka masih dalam batasan wacana selama beribu-ribu tahun di eropa, masyarakat Minang telah menjalankannya selama berabad-abad bahkan mungkin masih dijalankan saat ini.
Sebagai gambaran sistem politik dan hukum yang di maksud adalah sistem politik dan hukum dimana satu wilayah dikepalai oleh satu pemimpin wilayah yang memiliki kekuasaan penuh pada wilayahnya, kemudian para pemimpin wilayah dipimpin oleh pemimpin utama yang dipilih dari para pemimpin wilayah. hukum yang berlaku disetiap wilayah adalah tergantung dari para pemimpin wilayah atau saat ini otonomi daerah. namun terdapat hukum yang lebih tinggi lagi yang mengatur hubungan antara para pemimpin wilayah dan harus dipatuhi oleh para pemimpin termasuk pemimpin utama. misalnya tentang bagaimana cara pengangkapan pemimpin utama dan hukum yang tidak bisa diselesaikan oleh hukum wilayah masing-masing. sistem yang disimbolkan sebagai piramida.
mungkin kita tidak percaya ini, tapi ini adalah fakta, sistem politik Atlantis yang dituliskan oleh plato dalam dialognya yang ia gambarkan menggunakan mitologi yunani, sama persis dengan sistem yang berjalan selama berabad-abad di Minangkabau.
Hubungan Atlantis dengan Kejadian yang dicatat dalam Al-quran
jika kita merenungi, Hukum yang berlaku di Atlantis saat itu mungkin memang Hukum yang berasal dari Tuhan. Bukankah dalam kitab suci memberikan kebebasan kepada manusia untuk membuat hukum atau keputusan selama keputusan itu tidak bertentangan dengan Hukum yang lebih tinggi yang telah dituliskan dalam kitab suci. Mungkin masyarakat Atlantis itu adalah keturunan Nabi Adam dan Hawa yang mendapatkan perintah dari Allah untuk menerapkan Hukum yang mengatur hubungan diantara anak-anaknya agar tidak saling memperebutkan kekuasaan, hukum yang coba kita pikirkan, jika berlaku dengan baik maka akan membawa keadilan, kedamaian, ketentraman, dan tanpa pertikaian. Mungkin pula, kemudian masyarakat Atlantis menjadi lupa, sombong, saling bertikai diantara mereka, dan tak lagi mengindahkan Hukum yang di Turunkan oleh Allah kepada mereka, sehingga Allah menurunkan mereka sebuah Azab yang pedih bukankah semua telah dicatat dalam Al-quran. Mungkin saja bencana banjir yang melanda Atlantik terjadi di masa Nabi Nuh As. Bukankah ketika itu Allah memerintahkan kepada Nuh Untuk membangun sebuah perahu yang sangat besar untuk menyelamatkan manusia yang masih beriman kepada Allah, dan hewan-hewan secara berpasang-pasangan agar mereka terhindar dari bencana air bah yang menenggelamkan seluruh wilayah tempat Nabi Nuh tinggal, Mungkin saja tempat itu adalah Atlantis. Wallahualam.. Bukankah Allah memberikan kita kemampuan untuk berpikir sehingga kita bisa belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan oleh manusia-manusia sebelum kita. Sebagai bangsa Indonesia terlepas dari benar tidaknya Atlantis pernah berada di Indonesia, mari kita pupuk lagi, kebanggaan kita terhadap Keluhuran Budi Budaya kita, karena budaya kita adalah IDENTITAS KITA, Jangan mempersempit cakupan BUDAYA hanya pada tari, musik, wayang, dan ritual-ritual semata, karena jika kita pelajari kebudayaan kita tidak hanya mencakup itu saja. Kita harus BANGGA berbangsa yang memiliki BUDAYA LUHUR, karena mungkin saja Keluhuran budaya itu akan membawa kita kembali ke masa Keemasan kita dimasa lalu. Jangan MELUPAKAN kesalahan orang-orang terdahulu, pelajari dan resapi agar kita tidak terjerembab di Lubang yang sama. Mungkin ada maksud Allah menjadikan kita, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang mayoritas memeluk agama terbanyak di Dunia. Hanya ALLAH yang Tahu. Jika memang Indonesia adalah tempat dimana nabi Adam AS. pernah hidup, mari kita mulai dengan memohon ampunan kepada Allah atas kesalahan-kesalahan kita sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Nabi Adam AS. lalu dengan semangat baru, Mari Kita Bangun BANGSA INDONESIA YANG BERBUDAYA, BERMARTABAT, DAN TAAT SERTA PATUH KEPADA HUKUM ALLAH SWT. semoga ada Jalan. Amin Ya ROBB. (RO : berbagai sumber)

4 Responses to “ATLANTIS MUNGKINKAH BERADA DI INDONESIA”


  1. 1 wahyu 18 February 2010 at 10:35 PM

    Pendapat anda tentang nabi nuh dan atlantis, saya juga sependapat. Tapi secara kasat mata sulit membuktikan karena dalam Al Quran ayat-ayat tentang nabi nuh secara lahiriyah belum ditemukan sinkronisasinya, tetapi saya yakin bisa dengan matematika alQuran, seperti kejadian alam yang telah terbukti seperti teori bigbang. Saya juga lagi mempelajari menghitung ayat-ayat dan mencari sinkronisasi angka, ayat, huruf dalam al quran karena al quran sesungguhnya menyimpan rahasia alam merupakan prasasti abadi selain sebagai penuntun hidup. Mungkin anda berkenan juga mencari dengan matematika al quran juga disekitaran ayat-ayat yang menceritakan nabi nuh tidak hanya di surat nuh tapi surat-surat lainnya juga. Semoga berhasil. Amin.

  2. 2 mfiqri 2 April 2010 at 11:53 PM

    wawww.. atlantis. terlepas dari benar atau tidaknya, hendaknya kita berusaha menjadi bangsa yang lebih baik dari kedaan bangsa kita sekarang ini. ngomong2 postinganya bagus kanx

  3. 3 isralnaska 26 January 2011 at 10:52 AM

    memang sistem pemerintahan minangkabau mirip dengan sistem pemerintahan ideal para filsof di atas. di dalam tambo yang diwariskan turun temurun-pun disebutkan bahwa nenek moyang orang minang adalah alexander the great. antara kedua fakta ini memang ada benang merahnya.
    tapi seperti kata orang, perlu bukti ilmuah yang lebih untuk meyakini bahwa atlantis itu dulunya berlokasi di nusantara

  4. 4 candra yudha tama 26 February 2012 at 12:43 PM

    ALLOH SWT maha besar……


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

Follow me On Tweet


%d bloggers like this: